Sepak Bola VS Sepak Wasit
Ditulis oleh jameswayne di/pada 20 November, 2008
Sungguh disayangkan negeri yang mempunyai budaya dan adat timur yang terkenal santun justru dalam kenyataannya jauh dari tindakan yang santun. Jika sebelumnya saya menulis tentang mahasiswa yang anarkis, maka kali ini saya ingin mengulas Sepakbola Indonesia dalam ajang Liga Super yang selalu diwarnai kekerasan di lapangan hijau maupun diluar stadion sekalipun.
Sederet panjang kasus kekerasan terjadi dalam berbagai laga sepekbola di tanah air, mulai dari perkelahian antarsuporter, bahkan dalam level kompetisi terbawah sekalipun, kerap kali terjadi. Belum lagi aksi saling pukul antarpemain, tindakan anarkis pemain memukul wasit, atau lemparan benda-benda keras ke lapangan pertandingan. Dari sederet kekerasan dalam sepak bola yang sangat disayangkan adalah pemain sepakbola itu sendiri,yang seharusnya menjunjung supremasi sportifitas dalam berlaga di lapangan hijau, justru berlaku bak preman pasar.Seperti yang terjadi belum lama ini, merasa wasit berlaku tidak adil maka rame-rame pemain PSIR Rembang mengeroyok wasit Muzair Usman dan Jusman pada saat dijamu tuan rumah Persibom Bolaang Mongondow. Mestinya Liga Super yang menjadi ajang laga sepakbola bergengsi ditanah air diganti namanya LIGA SUPER SEPAK WASIT, jadi jika wasit dinilai sepihak tidak adil bisa dijadikan pengganti bola untuk disepak dan digoal kan ke gawang lawan.
Saya pribadi memang bukanlah simpatisan salah satu klub di tanah air, akan tetapi jika Timnas Indonesia berlaga melawan Timnas luar saya coba menyisihkan waktu untuk menonton permainan yang ditampilkan Timnas dan tentunya memberikan dukungan moral, akan tetapi dengan kejadian anarkis seperti ini membuat saya bertanya mau dibawa kemana arah sepakbola kita? Bagaimana mungkin mampu berprestasi di dunia internasional jika para pemainnya tidak mampu bermain dengan sportif. Apakah para pemain tidak memimpikan dan ingin menjadikan Tim sepakbola kita menjadi salah satu tim yang disegani setidaknya di Asia seperti yang pernah diukir oleh para seniornya di era tahun 70 an.
Jika kejadiannya selalu begini, saya berfikir wajar saja persepakbolaan di tanah air tidakakan pernah mampu berbicara banyak di kancah internasional, karena prestasi yang ingin diukir oleh para pemainnya adalah prestasi dalam menyepak wasit atau menghajar pemain lawan bukanya bermain bersih dan mencetak goal ke gawang lawan. Hemmmm sungguh ironi bukan,..tidak perlu mengurut dada…ANARKI sudah menjadi sarapan pagi dalam keseharian kita…
Mengapa Pemain kita terlihat lebih anarkis belakangan ini?
Salahkah polisi? Dalam kapasitasnya sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, adalah kewajiban polisi melakukan langkah-langkah antisipasi. Dan, pada beberapa sisi, lapangan sepak bola memang potensial menghadirkan konflik horizontal melebar hingga ke luar stadion.Dan, keributan seperti sudah menjadi bagian dari fanatisme sempit penonton sepak bola Indonesia. Tiada musim kompetisi yang bebas dari tindakan anarkis.
Ironisnya, kekerasan dan anarkis itu kian kerap muncul meski sudah ada kelompok-kelompok suporter yang terafiliasi ke klub-klub. Secara sosiologis, bisalah ini dipandang sebagai sikap tidak jantan bangsa ini. Keberanian ketika sudah berkumpul ramai-ramai.hahahaha dasar ayam sayurr….
Tapi, penonton bukanlah satu-satunya faktor yang bisa disalahkan. Buruknya profesionalisme pelaku sepak bola Indonesia, juga jadi pemicu. Ya, pemain, pelatih, atau wasit. Padahal, di dada mereka sudah disematkan perlambang profesionalisme. Karena itu, mereka mendapatkan bayaran sekelas manajer perusahaan terpandang. Bahkan, beberapa di antara pemain memiliki gaji sebesar direktur.
Manajemen kompetisi juga lemah. Badan Liga Indonesia sejatinya sudah membuat Manual Liga Super Indonesia. Syaratnya; hebat. Tapi, seiring perjalanan waktu, ada saja faktor-faktor yang membuat banyak persyaratan dikangkangi. Mereka takut kalau kompetisi hanya diikuti 6-8 klub saja rupanya.
Polisi? Ini pun tak beda jauh. Tak profesional. Polisi datang ke stadion untuk mengamankan dan karena itu mendapatkan ‘uang rokok’. Faktanya, sebagian besar justru datang ke stadion untuk menonton pertandingan, bukan mengantisipasi faktor pemicu keributan. Akibatnya, saat keributan terjadi, pergerakan polisi tak pernah taktis untuk mempersempit ruang keributan.
Mari kita coba menarik contoh dalam suatu laga di liga inggris, yang mana seorang striker Chelsea Didier Drogba saat merayakan uforia keberhasilannya dalam menjebol gawang lawang, si striker melemparkan sebuah coin kepada penonton, insiden ini tidak sempat menimbulkan kericuhan atau melukai supporter. Nahh Asosiasi sepakbola disana langsung bereaksi memberikan sanksi tegas pada drogba untuk tidak diperbolehkan bertanding beberapa kali berturut turut. Sungguh tegas bukan, walau hanya melempar coin tapi tindakan tersebut bukanlah bagian dari aksi yang dizinkan dilapangan hijau karena dikwatirkan dapat memicu kerusuhan dari suporter tim lawan. Bagaimana jika Liga super yang penuh aksi baku hantam diberikan sanksi yang tegas seperti itu, niscaya tidak ada lagi pemain yang bisa turun tanding lagi karena 90 persen pemain Liga Super terkena sanksi dilarang bertanding bahkan mungkin ada yang harus merasaan dinginnya tembok sel tahanan karena melukai wasit. Tapi disinilah beda sepakbola di negara maju dengan sepakbola tanah air kita. Saya fikir ini patut jadi contoh bahwa supremasi hukum perlu ditegakkan dengan tegas, setiap kesalahan harus ditebus dengan hukuman. Dengan demikian niscaya event pertandingan sepak bola benar-benar mampu meberikan suguhan permainan yang indah penuh sportifitas serta ajang adu skill tim tim yang layak menyandang juara Liga Super. Semoga demikian……





















frans berkata
Emang udah tabiat rakyat indonesia, dari kecil hobiny tawuran…memalukan!
Marko berkata
Hi. If you have problems with XML Sitemap use Sitemap Writer Pro.
I tried different software for creating the sitemap for my website. This is the most effective one among 5-6 programs I tried.
This powerful webtool generated the sitemap for your website in just seconds. Mayor search engines (Google, Yahoo, Ask, MSN, Moreover) were able to index and read your sitemaps without any problems. Not expensive and easy to use!
BONEX PRAMBON berkata
JANCO LAGI LAGI JANCOK UNTUK JAKARTA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAASSSSSSSSSSSSSUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUIIIIIIIII INDONESIA
BONEX PRAMBON berkata
JANCO LAGI LAGI JANCOK UNTUK JAKARTA AAAAAAAAAAAAAAAAAAAASSSSSSSSSSSSSUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUIIIIIIIII PERSEJA JAAAAAAAAAAAAAAANCOKK TAK PANCALI RAIII MUUUUUUUUUU TOK
SURAT INI UNTUK PERSIJA JANCOK KARENA MANGKAK KARO PERSSSIK MANIA
d' jEKsss berkata
wEWwww …
biARin deh ,,
buAT pemanasan pLayer yang belom sempet pemanasan ,,
lagian , ,biaR makin tenarrr ..
patut di tiru tuhhh ..
jak cikarang berkata
YANG PENTING KN ASK
yuni berkata
woooooooooooy yg pnting kn azzzzzzzik
buat lu semua yg bkn the jack taiiiii anjink
by yuni jack jombank
the jeak mania berkata
aq 2 dari dulu emang suka 5 persija.ayoooooooooooo terus majuuuuuuuuuuuuuuu persija jakarta &brafooo alohraga
irja berkata
hidup persija gwe tetap suport bt loe sampe mati pun tetap persija jkt
irja berkata
anjing bt persikkkkkkkkkkkkkk katrooooooooooooo lawan bontan aja ampir kalah hehhehhehehheh payah loe gwe tunggu kedatangn loe di jakata ok the jak maniaaaaaaaaaaaaaaaaaa
boy berkata
viking pengecut cuma berani dikandang doang.salam buat para the jackerssejati yang tak kenal lelah dukung PERSIJA gue jakmania jawabarat bersatu anti PERSIBBANGSAT ANJING lo smua yang dukung persib.BONEK-VIKING sama saja,sama sama anjing.
boy berkata
PERSIBBANGSAT VIKING-BONEK SAMA SAJA,SAMA SAMA ANJING.loe smua tuh cuma jagoan kampung smua.
romy berkata
Wahhh wah kok pada memaki yahhhh
lUcas berkata
huft… gila ya,,?? rusuh eyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy
the jack angeL cMaRank berkata
.idup Persija,,
.buad ianc Laend.na CHICKHEN
.tRutama buad Persib,Rag mutu!!!
.maju tiuz Persija,qta para The Jack sLaLu mendukung kamu,,,
.ianc pnting asik!!!
silvy berkata
Buah jeruk kesukaanku
PERSIJA I LUPH U
adit berkata
jangan lihat sisi negatifnya aj, lihat jg sisi lain apa yg jd pnybab persija jd bgicu. jgn hny persija yg disalahkan…. faktor lain jg hrs jd sorotan I LOVE PERSIJA…………………………………………………………………………………………………………………………
100 %Bobotoh berkata
Pemain persijablay aza dah rusuh apalagi the jakanjingnya,dasar sampah ibukota,.buanglah thejak pada tempatnya jing.